Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Matius 10:16 (TB2) "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
Yesus menggunakan metafora domba di tengah-tengah srigala sebagai suatu bandingan sifat pengutusan yang Ia berikan kepada para murid ke tengah-tengah dunia ini seperti sedang berada pada ancaman dan bahaya. Teks "di tengah-tengah" menunjukkan keadaan yang tak punya pilihan atau jalan keluar untuk menghindar dari ancaman tersebut.
Cukup banyak kisah para misionaris atau penginjil yang menjalankan tugasnya bukan lagi berhadapan dengan sekedar acaman, tetapi benar-benar menjadi korban karena ketaatannya diutus ke tengah-tengah masyarakat atau suku yang sangat menentang Kristus dan para pengikut-Nya.
Namun metafora kedua yang Yesus sebutkan, utusan Kristus diminta cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Yesus tudak mengambil sifat negatif dari seekor ular karena Ia sedang mengajarkan bagaimana para murid harus bersikap bijak dan penuh hikmat ketika berada di antara masyarakat yang berbeda. Ia menjadi orang Yunani di antara orang Yunani, menjadi orang Yahudi di antara orang Yahudi yang dilaksanakan secara tulus seperti merpati.
Domba dan merpati dua hewan yang tidak mendatangkan ancaman kepada hewan lainnya.
Karena itu, siapa pun yang mengaku melayani Tuhan Yesus, ia juga diminta untuk menyadari bahwa melayani Tuhan itu akan mengalami hal sebagaimana yang Yesus sendiri alami. Meski Ia berada di antara para pendosa namun Ia tak berdosa. Seperti itu juga perilaku para utusan Kristus, ia berada dalam dunia yang penuh ancaman dan bahaya namun karena kecerdikan dan ketulusannya itulah, ia tetap menjalankan tugas misinya. Karena yang Yesus maksudkan, bukan domba yang siap diterkam srigala secara beramai-ramai.
Salam Injili
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII