• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

GUNAKAN AKAL IMITASI, MENGKHIANATI NATUR MANUSIA, HIKMAT DAN PERAN ROH KUDUS (VI)

 

Roma 11:33 (TB2)  O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!

 

Yesus berkata: "..sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa" (bdk. Yih 15:5), hal ini Yesus katakan ketika Ia berbicara tentang kelekatan pokok dan ranting pohon anggur. Namun, di era perubahan yang begitu cepat, kelekatan orang-orang percaya kepada Yesus semakin mereggang. Dengan Akal Imitasi, seseorang memiliki keyakinan ia dapat membangun masa depannya, keberhasilannya, bahkan kebahagiaannya - meski tanpa Yesus.

 

Rasul Paulus sangat memahami bagaimana para pengikut Yesus terpanggil untuk mengimplementasi kasihnya kepada Allah dan sesama. Seberapa besar kasih kepada Allah? Dengan segenap hati jiwa dan dengan segenap akal budi, yang berarti mendedikasikan seluruh hidupnya hanya bagi Yesus Tuhan. Di bagian berikutnya, Paulus mengajak agar pengikut Yesus tidak menjadi serupa dengan dunia ini, dan terpanggil mengalami pembaharuan akal budi.

 

Karena itu, kepujian Paulus yang mengasihi Allahnya dengan akal budinya, akan selalu mengagungkan Tuhan Yesus, "O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya*!. Bagian inilah yang patut dipertahankan, bahwa kekayaan, hikmat dan pengetahun Allah sudah begitu lengkap bagi yang mengasihi-Nya. Apakah kebenaran ini akan ditinggalkan begitu saja? Para ranting mulai beralih ke akal imitasi, dan percaya ia akan berbuah?

 

Setiap orang yang hidup dalam Kristus dan dipenuhi firman Tuhan, akan tetap mengandalkan kelekatannya pada Yesus, di luar Yesus saya tidak dapat berbuat apa-apa. Mesin-mesin akal imitasi, meski dapat membantu manusia di dalamnya dirinya no human touch.

 

Mari, gunakan hati dan pikiran kita hanya untuk Yesus Tuhan, Dia yang memberitahu hal-hal yang tak pernah terselami oleh akal imitasi!

 

Salam Injili!

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN