Injil menemukan relevansinya di ruang publik; gereja dituntut untuk bersuara lantang mengadvokasi model pembangunan yang rasional dan bermoral, yang tidak sekadar memburu angka pertumbuhan infrastruktur.
Krisis ekologi yang kita hadapi pada hakikatnya adalah krisis spiritual, yang berakar pada keserakahan dan penyembahan berhala. Bagi banyak orang Kristen, krisis ini juga diperparah oleh pemahaman yang dangkal mengenai kedaulatan Kristus dan cakupan Injil
Sebagai respons teologis terhadap krisis ekologi global yang semakin mendesak, gereja dipanggil untuk menegaskan kembali bahwa Injil Yesus Kristus adalah kabar baik bukan hanya bagi manusia, tetapi bagi seluruh ciptaan.