• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510



Insight from Elders

Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.

21 Maret 2025-20 Maret 2029

PGLII sebagai lembaga gerejawi aras nasional telah hadir di Indonesia sejak tanggal 17 Juli 1971. PGLII adalah lembaga Injili atau Evangelikal yang beranggotakan 101 sinode Gereja dan 70 Lembaga/Yayasan Kristen. 

Reportase

17 Jun 2026

WEA DAN PGLII PERKUAT SINERGI DIALOG LINTAS AGAMA DI TENGAH ACCM 2026 MANILA

ACCM 2026 dengan tema "Disciple or Die 3.0" merupakan konferensi yang diselenggarakan oleh Asia Evangelical Alliance (AEA) bekerja sama dengan Philippine Council of Evangelical Churches (PCEC), yang mengumpulkan 210 delegasi dari 25 negara di Asia.

16 Jun 2026

PGLII RESMIKAN PROGRAM “PGLII PEDULI”

PGLII PEDULI merupakan gerakan pelayanan yang dibangun atas semangat kepedulian, gotong royong, dan saling memberkati dalam tubuh Kristus. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran PGLII bagi gereja-gereja anggotanya.

28 Mei 2026

Komisi Pendidikan Umum PGLII Bertemu Dirjen PAUD Dikdasmen, Dorong Pendidikan Non Formal Bermutu dan Bermartabat

Pendidikan non formal tidak dipandang hanya sebagai pelengkap sistem pendidikan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun manusia Indonesia yang utuh. Pendidikan harus bermutu sekaligus bermartabat.

Jurnal

26 Jun 2026

BIARKAN ANAK-ANAK KECIL DATANG KE 'GEREJA BESAR'

Anak-anak perlu menyaksikan teladan penyembahan orang tua, berhak melihat sakramen, dan merupakan bagian integral dari gereja masa kini, bukan sekadar masa depan.

25 Jun 2026

MENJADI WARGA DI NEGERI YANG GELISAH

Negeri ini mungkin sedang menghadapi banyak persoalan. Namun Kerajaan Allah tidak sedang krisis. Kristus tidak kehilangan kendali. Takhta-Nya tidak terguncang oleh pergantian pemerintahan, gejolak ekonomi, atau kegaduhan politik.

13 Jun 2026

KISAH DIBALIK PENULIS KRISTEN TIONGHOA YANG MENULIS 2.000 LAGU ROHANI

“Saya sebenarnya tidak memahami teori musik, tetapi saya tahu Roh Kudus memberikan lagu itu, dan saya hanya menuliskannya ketika menerimanya,” kata Lü. “Saya hanyalah orang biasa, orang sederhana yang dipenuhi Roh Kudus.”


ID EN