Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
1 Raja-raja 20:40 (TB2) Ketika hambamu ini sedang sibuk-sibuknya, orang itu menghilang." Kemudian raja Israel berkata kepadanya: "Begitu jugalah hukumanmu, engkau sendiri telah menetapkannya." (Ketika hambamu ini repot sana sini, orang itu menghilang." ...." 1 Raj 20:40 TB)
Ini adalah kisah ketika Israel yang dipimpin raja Ahab, berperang melawan Siria yang dipimpin raja Benhadad. Israel mengalahkan pasukan Siria, namun sebagian menjadi tawanan, dan atas kelihaiannya musuh Israel yang seharusnya ditumpas malah dibiarkan lolos begitu saja.
Peristiwa itu membuat Allah marah, lalu Allah menyuruh seorang nabi yang menyamar seakan si nabi adalah pasukan Israel yang harus menjaga tahanannya Siria. Nabi tersebut berdiri di pinggir jalan dan mencegat raja Ahab, dan terjadilah percakapan, nabi yang berpura-pura itu mengajukan tanya, apa akibatnya jika harus jaga tahanan tapi sibuk sana sini? Raja Ahab menjawab, penjaga itu harus dihukum. Saat itulah nabi yang menyamar membuka dirinya, akibatnya raja Ahab pulang ke Samaria dengan kesal dan marah. Penyamaran nabi untuk memberi teguran keras Allah ke raja Ahab.
Kisah ini adalah suatu pelajaran penting bagi kita, meski bukan pada inti kisah perangnya. Yaitu, soal apakah kita sebagai orang Kristen atau pelayan Kristus yang memiliki tanggung jawab menjaga kawanan domba Allah atau keluarga kita sendiri, tetapi karena kita terlalu repot sana sini, sibuk tiada henti hanya untuk urus organisasi, urus pelayanan atau urus ini dan urus itu yang tiada habis-habisnya, maka semua yang menjadi tanggung kita bahkan bagian hidup kita kini hilang?
Apakah hal ini sedang kita alami? Bahwa kita sedang kehilangan orang-orang yang kita cintai, namun kini mereka telah pergi karena sebenarnya kita lah yang menyuruh mereka pergi.
Salam Injili
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII