• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

PEMAHAMAN PENGINJILAN YANG BENAR DAN KELIRU MENURUT KALANGAN INJILI (Bagian 5)

Roma 1:16 TB2

"Sebab aku tidak malu terhadap Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, ..."

 

Gambaran lengkap tentang penginjilan di Perjanjian Baru dapat disimak dalam tulisan Rasul Paulus, yang menjelaskan natur penginjilan yang ia kerjakan. Setidaknya ada tiga hal penting yang dapat dipelajari;

  1. Paulus menginjili sebagai wakil Tuhan Yesus Kristus yang diutus-Nya. Penginjilan adalah tugas yang secara khusus dipercayakan kepada Paulus, "Kristus mengutus aku... untuk memberitakan Injil". Paulus memandang dirinya sebagai pelayan Kristus, di surat Korintus ia menulis, "Demikianlah hendaknya orang memandang kami (Apolos dan saya), sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah. Meski Paulus tahu penjara dan sengsara menantinya, karena ia menginjili, ia tetap beritakan Injil sampai ditangkap dan diadili.
  2. Paulus memandang dirinya sebagai bentara Kristus. Ia menulis,"telah ditetapkan sebagai pemberita Injil" (1 Tim 2:7; 2 Tim 1:11). Paulus menggunakan kata benda "keryx" yang berarti bentara, yaitu orang yang menyampaikan pengumuman pada publik atas nama orang lain. Ketika menuliskan, "kami memberitakan Kristus yang disalib " (1 Kor 1:23), kata kerja yang digunakan adalah "kerysso", yaitu aktifitas  bentara yang diutus untuk memberitakan apa yang harus diberitakan ke segala penjuru.
  3. Paulus menegaskan dirinya diutus sebagai utusan Kristus. Seorang utusan merupakan wakil resmi dari satu kedaulatan. Ia tidak berbicara atas nama dirinya sendiri, melainkan atas nama penguasa yang diwakilinya; tugas dan tanggung jawabnya mengartikan maksud penguasa dengan setia, kepada orang lain yang kepadanya ia diutus. "Berdoalah .....untuk aku," ia menulis dari penjara, "supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan.

(Dalam Alkitab, "bentara" (herald) artinya adalah pembawa berita, utusan, atau pemberita pesan penting)

Salam Injili

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN