Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. (Markus 16:15)
Kita tentu telah memahami bahwa memberitakan Injil dalam Markus 16:15 adalah memproklamasikan Injil, karena diterjemahkan dari kata Yunani: kerusso. “Kerusso” adalah salah satu dari sejumlah kata kerja formal yang berkaitan dengan pemberitaan dan komunikasi, yang mengindikasikan suatu cara komunikasi tertentu. (bd. Colin Brown, Dictionary of NT Theology Vol. 3, hal. 54) Memberitakan Injil dalam pemahaman kaum Evangelikal/Injili adalah suatu tindakan pemberitaan yang melaluinya orang-orang yang belum percaya menerima suatu berita yang jelas tentang Injil Kristus.
Bagi kaum Injili memahami istilah “beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Markus 16:15) tidak dalam konteks tanggungjawab terhadap keutuhan seluruh ciptaan Tuhan yang “sungguh amat baik”, walaupun kaum Injili tetap mengemban tanggungjawab Mandat Budaya. Memberitakan Injil kepada segala makhluk bukanlah memberitakan Injil kepada seluruh ciptaan, tetapi hanya kepada manusia.
Hal ini tidak berarti bahwa kaum Injili tidak menaruh perhatian atau menjauhkan diri terhadap permasalahan sosial dan kerusakan ekologi, tetapi memberitakan Injil adalah berkaitan dengan keselamatan kekal dalam Yesus bagi orang berdosa. Kaum Injili tetap konsern terhadap berbagai permasalahan sosial dan kerusakan-kerusakan ekologis, karena Alkitab mengajarkan demikian. Namun memberitakan Injil adalah memberitakan Yesus Kristus adalah Juruselamat manusia yang telah berdosa.
Karena dalam perspektif Perjanjian Baru, kata kerja “kerusso” (artinya memproklamasikan) memiliki obyek kata Injil yaitu dalam Matius terdapat 4 ayat; dalam Markus, 5 ayat; dalam surat-surat Paulus, 3 ayat. Sementara obyek dengan kata-kata “Iesous” (Yesus), “Christos” (Kristus) atau Yesus Kristus terdapat dalam surat-surat Korintus, 4 ayat; surat Filipi, 1 ayat; Kisah Para Rasul, 3 ayat. Sedangkan Yohanes Pembaptis memproklamasikan (kerusso) “baptisan pertobatan untuk pengampunan dosa”, 3 ayat. Kata “kerusso” dengan obyek yang berkaitan dengan “kerajaan Allah” dalam Matius, 3 ayat; Lukas, 2 ayat; dan Kisah Para Rasul, 2 ayat.
Kaum Injili memahami bahwa memberitakan Injil disini adalah jelas dari orang yang telah percaya kepada Yesus, kepada orang yang lain (khususnya yang belum percaya). Yang diberitakan adalah Injil keselamatan, bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat. Siapa yang percaya kepada Yesus, maka ia diselamatkan.
Oleh karena itu bagi kita, Tuhan Yesus telah memerintahkan: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”, maka marilah kita terus memberitakan Injil.
“Teruslah bersekutu dan memberitakan Injil !”
Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.
Ketua Umum PP PGLII