Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Kisah Para Rasul 2:38 (TB2) Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia, yaitu Roh Kudus.
"Apa sebabnya begitu banyak gereja yang menegaskan bahkan membuat pernyataan penginjilan itu sudah selesai, karenanya tidak perlu lagi dilakukan? Apakah hakikat gereja itu?"
Ada beberapa model pertumbuhan gereja: Pertumbuhan gereja melalui angka kelahiran bayi; Pertumbuhan gereja melalui perpindahan wilayah; Pertumbuhan gereja melalui perpindahan agama; Pertumbuhan gereja melalui perpindahan gereja; Pertumbuhan gereja melalui pekerjaan misionaris; Pertumbuhan gereja melalui penginjilan. Yang manakah sedang terjadi gereja-gereja di masa kini?
Gereja-gereja yang setia dan taat terhadap Amanat Agung Yesus Kristus, Matius 28:18-20; Markus 16:15; Kisah Para Rasul 1:8, adalah gereja-gereja yang setia dan taat memenuhi tugas dan panggilannya memberitakan Injil.
Term of Reverence (TOR) di Konferensi Pekabaran Injil 2018 di Berastagi (yang disusun antara lain oleh PGI, PGLII, PGPI dan JDN, dimulai dengan kalimat sebagai berikut: "Hakikat gereja adalah pekabaran Injil, jika gereja berhenti memberitakan Injil, maka gereja telah selesai". Artinya, selama gereja masih tunduk dan berpusat kepada Tuhan Yesus Kristus, gereja tidak akan pernah berhenti memberitakan Injil! Gereja dipanggil keluar untuk beritakan Injil. Gereja harus menjadi tempat persekutuan umat yang kudus, membentuk setiap anggota jemaat menjadi murid dan mengutusnya ke dunia nyata, dengan berita "Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan!"
Lalu kenapa begitu banyak denominasi gereja yang menentang masih dilaksanakannya penginjilan? Apakah karena berkeyakinan, bahwa penginjilan, setelah Perjanjian Baru selesai ditulis, telah selesai dan berhenti? Atau, karena meyakini semua orang sudah menganut suatu agama dan aliran penghayat kepercayaan jadi jangan diganggu lagi?. Gereja yang menentang penginjilan, adalah gereja yang juga menentang istilah "Kebaktian Kebangunan Rohani" bahkan alergi terhadap istilah-istilah revival yang telah menjaga dan memperrahankan gereja milik Kristus tetap jaya!
Jika di Amanat Agung Yesus di Matius 28:18-20, telah memerintahkan bahwa Dia akan menyertai sampai pada akhir zaman, itu artinya sampai waktu zaman akhir, penginjilan akan terus berlangsung!
Penginjilan belum selesai, jadi jangan ditentang!. Dengan dilaksanakannya penginjilan, mereka yang hari ini hidup di dalam kegelapan dan maut, kehidupan yang tidak bisa diubah oleh karena dosa dan mengalami kerusakan total akan dijangkau! Kemudian, dengan dilahirkan kembali, menjadi ciptaan baru yaitu manusia baru, ia dimuridkan, kemudian pergi untuk beritakan Injil. Itu adalah bagian dari tujuan keselamatan yang Yesus lakukan.
Salam Injili
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII