• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

ZAKHEUS: SEBUAH TEOLOGI KETERLIBATAN ALLAH

 

Lukas 19:3 (TB2)  Ia berusaha untuk melihat siapakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.

 

Meski Alkitab menyebut Zakheus yang berusaha melihat siapakah Yesus, namun yang sebenarnya Yesuslah yang mencari dan kemudian menyelamatkan Zakheus.

 

"Inilah teologi keterlibatan Allah. Bukan Zakheus yang mencari Yesus, tetapi Yesus lah yang menemukan si pendosa Zakheus"

 

Mengapa Yesus memilih Zakheus, seorang Yahudi yang kerjanya memeras dan menindas bangsanya sendiri demi memperkaya dirinya sendiri?.

 

Zakheus yang memiliki tugas sebagai pemungut cukai dianggap sama dengan orang berdosa. Bagi orang-orang Yahudi saat itu menyebut saja nama "pemungut cukai" sama dengan bertemu seorang pendosa, hal yang selalu harus dihindari. Bahkan mereka harus meludah ke tanah untuk "mencuci" lidah mereka agar tidak najis.

 

Namun Yesus justru melibatkan diri-Nya dalam kehidupan Zakheus dengan sengaja Ia berjalan pulang ke rumah Zakheus, meskipun tindakan Yesus membuat orang-orang Yahudi di Yerikho bersungut-sungut dalam kemarahan. Inilah arti perjumpaan Zakheus dengan Yesus.

 

Zakheus bukan hanya melihat sosok Yesus, "Siapakah Yesus itu", tetapi dasar utamanya ia ingin melihat Tuhan yang sanggup mengubahnya.

 

Banyak orang Kristen kerap berpikir yang terbaik adalah "hidup yang diubahkan" namun yang sebenarnya Yesus lakukan adalah "hidup yang dipertukarkan" "hidup yang disubstitusikan", bahwa Yesus adalah pengganti Zakheus si pendosa.

 

Sebelum itu, Zakheus menyadari satu hal, bahwa ada yang lebih berharga bagi kehidupannya daripada sekedar mengumpulkan harta benda dan kepuasan diri sebagai kepala pejabat pemungut cukai. Untuk apa jabatan tinggi dan kekayaan yang disimpan di dalam rumah - mungkin di brankas yang ditanam dalam dinding. Sekian banyak dolar Amerika, dolar Singapura dan batangan emas yang jumlahnya puluhan batang, jika semua itu tidak membawa hidup dalam tujuan asalinya yaitu keselamatan dalam Kristus.

 

Karena itu, kisah Zakheus yang dicatat di dalam Alkitab, adalah kisah pertobatan yang utuh. Zakheus manusia berdosa, Zakheus bertemu Yesus, dan Zakheus diselamatkan Yesus.

 

Apakah Anda adalah orang yang sedang berjuang untuk menjadi pejabat tinggi dan kekayaan yang siap ditumpuk di rumah, dan semua itu kini Anda miliki? Percayalah, seperti Zakheus, segala jabatan dan kekayaan yang diperoleh dari hasil yang tidak jujur akan membuat Anda gelisah, sulit tidur dan rajin minum obat penenang dari stres, karenanya persilahkan lah Yesus menemui dan menyelamatkan Anda.

 

Salam Injili

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN