• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

GUNAKAN AKAL IMITASI, MENGKHIANATI NATUR MANUSIA, HIKMAT DAN PERAN ROH KUDUS (II)

Roma 11:33 (TB2)  O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!

 

Takut akan Tuhan adalah awal dari pengetahuan. Untuk apakah pengetahuan itu?

 

Dua buku "Matinya Kepakaran - The Death of Expertise", Tom Nicholes, dan buku "Neksus" - Riwayat Jejaring Informasi, dari Zaman Batu ke Akal Imitasi, Yufal Noah Harari, baik juga kalau dibaca.

 

Harari: "AI bukan alat - melainkan pelaku". "Tirai Silikon mungkin memisahkan bukan hanya satu kelompok manusia dari kelompok lain, melainkan semua manusia dari para majikan AI. Di mana pun kita tinggal, kita mungkin mendapati diri terbungkus oleh jejaring algoritma yang tidak bisa dipahami tapi sangat menguasai kehidupan kita, membentuk ulang politik dan budaya kita, dan bahkan merekayasa jasmani dan akal kita - sementara kita sendiri tidak lagi bisa memahami kekuatan-kekuatan teknologi yang menguasai kita, apalagi menghentikan mereka. Seandainya suatu jejaring totaliter abad ke-21 berhasil menaklukkan dunia, mungkin jejaring itu dikendalikan oleh Akal Imitasi bukan manusia."

 

Mengingat besarnya bahaya tersebut, Akal Imitasi harus menjadi perhatian semua manusia. Kita semua harus mencamkan bahwa Akal Imitasi adalah teknologi pertama dalam sejarah dan peradaban yang dapat membuat keputusan dan menciptakan sendiri gagasan-gasan baru...Sementara itu, Akal Imitasi memiliki kecerdasan yang dibutuhkan untuk mengelola informasinya sendiri, sehingga bisa menggantikan manusia dalam pembuatan keputusan."

 

Lanjut Harari, "Yang menarik, perjamuam terakhir Yesus bukanlah soal santap Paskah Yahudi, seperti yang disebut Kitab Injil, sebab dalam tradisi Yahudi, keseluruhan tujuan hidangan Paskah Yahudi adalah menciptakan dan menyelenggarakan kembali kenangan-kenangan buatan, yang setiap tahun bersama keluarga bersantap dan mengenang "exodus mereka" keluar dari Mesir. Tradisi Yahudi bicara tanpa rem di situ. Naskah ritual Paskah Yahudi (Haggadah) bersikeras bahwa "dalam setiap generasi orang Yahudi wajib menganggap dirinya, secara pribadi, seolah-olah melarikan diri dari Mesir. Jika ada yang membantah hal itu adalah fiksi, orang Yahudi punya jawaban, bahwa jiwa semua orang Yahudi sepanjang sejarah telah diciptakan oleh Allah lama sebelum mereka terlahir, dan bahwa semua jiwa Yahudi hadir di gunung Sinai menerima hukum dan perjanjian dari Allah"

 

Ungkapan Harari ini mengandung dua hal, bahwa jiwa orang Yahudi meskipun mereka digolongkan sebagai kelas manusia jenius tidak melupakan peran Allah dalam kehidupannya; dan bahwa telah terbukti teknologi Akal Imitasi made in Israel dibidang teknologi informasi, komunikasi, persenjataan militer, pertanian dan laun sebagainya telah berperan secara global. Ungkapan tak terbantahkan, "Satu nyawa orang Israel sama dengan seribu nyawa orang dunia" yang pada tahun 2011 dibuktikan bahwa untuk membebaskan satu tentara Israel, Gilad Shalit, yang ditawan Hamas, telah diganti dengan membebaskan 1027 tahanan Palestina.

 

Manusia itu diciptakan seturut gambar Allah -  Imago Dei

 

Salam Injili

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN