Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Efesus 4:11-12 (TB) Dialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.
Rasul Paulus dengan sangat sistematis dan terstruktur menjelaskan karunia yang berbeda-beda dalam pelayanan jemaat, namun senua berasal atau bersumber dari pemberian Tuhan. "So Christ himself gave (NIV); Christ gave specific leaders to the church (Bible Gateway)
Tertulis ada lima karunia jawatan atau lima jabatan rohani atau lima fungsi pemimpin rohani, yang Tuhan Yesus berikan untuk pelayanan membangun jemaat atau gereja di masa kini.
Namun muncul dua pertanyaan; pertama, mengapa dua jawatan Nabi dan Rasul tidak digunakan lagi? Tidak berlaku atau memang dua karunia jawatan tersebut berlaku hanya pada lalu, meski teks itu tertulis di PB? Ada yang berpendapat jawatan Nabi dan Rasul sudah diganti dengan Pendeta (?). Atau sebagian pendapat mengatakan, jabatan Nabi dan Rasul masih tetap ada, ia muncul dalam bentuk "suara kenabian" dan "suara kerasulan"
Alasan umum Nabi sudah tidak ada karena Nabi hanya berada di PL. Sedangkan Rasul juga sudah tidak ada karena, Rasul itu harus menjadi murid Yesus pada masa Yesus. Menarik untuk dibahas.
Pada masa kini ada juga pengkhotbah-pengkhotbah terkenal di dunia, yang di sebut "Nabi" dan "Rasul".
Kedua, lima karunia jawatan yang tertulis di Alkitab, berasal dari Kristus dengan tujuan yang sangat jelas "memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.
Tetapi pada masa kini, faktanya lima karunia jawatan itu dapat dipilih sendiri oleh sang pemimpin Kristen atau malah ditunjuk oleh lembaga gerejanya. Dan terjadilah penahbisan Nabi dan Rasul.
Akhirnya hanya ada satu kesimpulan dasar, masihkah gereja-gereja masa kini memerlukan Nabi dan Rasul?
Salam Injili