• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

INDONESIA BERSIAP HADAPI ANCAMAN GEMPA MEGATHRUST

 

Matius 24:7 (TB2)  Bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

 

"Gempa bumi adalah pekerja diam yang setia menanti waktu, ketenangannya tidak benar-benar abadi..!"

 

Gempa Megathrust adalah gempa bumi yang berasal dari zona megathrust. Di Indonesia terhitung ada 12 Zona Gempa Megathrust.

 

Bahwa Indonesia disebut sebagai wilayah yang berdiri di jalur "Ring of Fire" atau yang sering disebut "Cincin Api Pacific" yaitu "zona tapal kuda" dengan panjang kurang lebih 40.000 kilometer disepanjang tepi Samudra Pacific. Ring of Fire Indonesia memiliki tingkat aktifitas gempa bumi dan letusan gunung berapi tertinggi di dunia.

 

Jika melihat peta Ring of Fire di Indonesia, jalur yang tidak dilewati Ring of Fire hanyalah Pulau Kalimantan dan sebagian besar Pulau Papua, meski tentu ikut terdampak.

 

Peta yang diduga akan mengalami gempa Megathrust dengan kekuatan 9,2 SR adalah sebagai berikut:

 

1.Megathrust Aceh-Andaman: M 9.2

2. Megathrust Nias-Simeulue: M 8.7

3. Megathrust Batu: M 7.8

4. Megathrust Mentawai-Siberut:: M 8.9

5. Megathrust Mentawai-Pagai: M 8.9

6. Megathrust Enggano: M 8.9

7. Megathrust Jawa: M 8.9

8 Megathrust Jawa bagian barat: M 9.1

 9 Megathrust Jawa bagian timur: M 8.9

10. Megathrust Sumba: M 8.9

11. Megathrust Sulawesi Utara: M 8.9

12. Megathrust Palung Cotabato : M 8.3

 

BMKG bahkan merilis gempa Megathrust hebat yang akan terjadi di Kota Jakarta, karena tingkat kepadatan penduduk dan bangunan pencakar langit adanya di Kota Jakarta, berpotensi mendatangkan kerusakan yang sangat luas.

 

Gempa bumi di Indonesia memiliki kisah dan sejarahnya sendiri. Uniknya, gempa bumi tidak dapat diprediksi sebelumnya oleh para peramal nasib, namun bagi orang percaya hal gempa bumi telah diucapkan dan diperingatkan oleh Yesus Kristus sendiri. Pasti terjadi.

 

Dalam hal gempa bumi dengan Skala Richter (SR) yang besar, keselamatan tidak pernah berpihak kepada siapa yang berani karena dihadapan alam manusia bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa!

 

Ketika gempa Megathrust terjadi, hal itu akan menjadi bencana manusia, kota-kota akan berubah bahkan mungkin juga tak dikenali lagi.

 

Pada sisi inilah orang percaya, termasuk suara gereja, wajib memperingatkan bahwa gempa Megathrust itu berada di bawah pijakan kaki manusia. Karena gempa bumi tidak bekerja seperti rudal balistik yang mudah dideteksi, maka semua pihak patut diberitahu acaman tersebut terlalu dekat dengan kehidupan sehari-hari manusia.

 

Seringkali alam dipakai oleh Allah untuk memberi peringatan-peringatan, tetapi manusia yang bebal kerap kali menormalisasi tanda-tanda tersebut, tanda yang berhasil memberi rasa aman palsu. Jika terjadi secara sporadis, rasa takut manusia pun akan berubah menjadi keputusasaan kolektif.

 

Empat gunung vulkanis yang erupsi kemarin, yaitu Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Lewotolok serta Gunung Ibu di Maluku Utara seperti sedang berorkestrasi  simphony tanda-tanda yang lebih kapan saja dapat terjadi.

 

Kata Yesus, "Berdoa dan berjaga-jagalah!"

 

Salam Injili

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN