• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

SAAT INI LEBIH BANYAK ORANG INGIN TERHIBUR DARIPADA DEKAT PADA TUHAN

Roma 10:1 (TB2)  Saudara-saudara, kerinduan hatiku dan doaku kepada Allah ialah supaya mereka diselamatkan

 

Ini bukan soal adanya tuduhan bahwa ibadah di gereja di masa kini lebih mengedepankan ibadah yang berorientasi pada hiburan

 

Tetapi memang, situasi umat Kristen dari abad ke abad terus berubah, semacam pendulum gereja yang ekstrim antara "yang menekankan ratio" dengan "yang menekankan emosi" (Charts of Church History, Robert C. Walton), yang menyebutkan di Abad Ke-21 chart pendulum gereja berada pada sisi tekanan emosi.

 

Sering terdengar ungkapan dari umat Kristen, entah keluhan atau kebutuhan, "Saya sudah kerja 6 hari, mikir dan peras keringat! Masak datang beribadah di gereja hanya dengar doktrin yang mengawang-awang bahkan malah bikin bingung". Nampaknya wajar bukan?

 

Maka, ibadah itu haruslah berpusat pada "pemenuhan kebutuhan saya" dan bukan hanya dibuat tambah pusing dengan ajaran-ajaran Alkitab yang mengajak kembali ke masa lalu di Perjanjian Lama.

 

Akan tetapi, gereja yang benar akan berpusat pada Tuhan Yesus dan firman-Nya, maka setiap orang Kristen yang datang beribadah patut tahu, bahwa ia datang untuk bertemu Tuhan Yesus dan bukan manusia. Akan menjadi masalah besar, dan nampaknya hal ini bukan mengada-ada, ketika situasi umat Kristen lebih banyak yang ingin terhibur daripada mendekat pada Tuhan Yesus. Bukankah hal seperti ini keliru? Sebaiknya diubah, agar beribadah diartikan juga sebagai hari bersama orang kudus merayakan perbuatan kasih dan kebaikan Tuhan. Rasul Paulus menegaskan, kerinduan dan doanya supaya banyak orang siselamatkan. Apakah ada orang Kristen seperti itu?

 

Penghiburan sejati karena Kristus melalui Roh Kudus menyatakan sukacita ilahi yang tidak muncul dari apapun yang dapat dicari di dunia. Ketika seseorang datang ke gereja untuk suatu niat beribadah, saat ia duduk, berdoa, bernyanyi bersama himpunan umat yang kudus, dan mendengarkan firman Tuhan, sukacita Injil akan menguasai dirinya. Ia mrngalami kelepasan dan beban yang telah dipikul selama enam hari.

 

Silahkan buktikan!

 

Salam Injili

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN