• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.

BERSUKACITA DI HARI KENAIKAN TUHAN YESUS

 

Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. (Lukas 25:51-52)

 

Merayakan hari Kenaikan Kristus mendatangkan sukacita bagi kita, sama seperti sukacita yang dialami murid-murid Yesus, sesudah mereka menyaksikan Yesus Kristus terangkat ke Sorga. Yesus yang naik ke surga akan datang kembali, sebagaimana yang dikatakan oleh Yesus sendiri (Yoh. 14:3) dan dikatakan oleh malaikat pada saat Ia naik ke surga: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (Kis. 1:11) Yesus naik ke Sorga bukanlah meninggalkan orang-orang percaya selama-lamanya, tetapi Ia akan datang kembali untuk menjemput dan membawa kita bersama dengan Dia di rumah Bapa yang kekal. Ia pergi ke rumah BapaNya menyediakan tempat bagi kita, dan saat Ia datang kembali Ia akan membawa kita ke sana. Karena Yesus menginginkan dimana Ia berada disana pun kita berada. (Yoh. 14:2-3)

 

Yesus memang berpisah dengan murid-murid-Nya secara fisik, namun Yesus tetap menyertai mereka. Yesus berjanji bahwa Ia tidak akan meninggalkan orang-orang percaya sebagai yatim piatu. (Yoh. 14:18) Ia memberikan Penolong yang lain, yang menyertai orang percaya selama-lamanya, yaitu Roh Kudus. (Yoh. 14:16-17a) Ketika Roh Kudus turun pada orang-orang percaya maka mereka akan menjadi saksi Kristus yang memberitakan Injil sampai ke ujung bumi. (Kis. 1:8) Karena sebelum Ia naik ke surga, Yesus memberi Amanat AgungNya, untuk menjadikan semua suku bangsa menjadi murid-muridNya. (Mat. 28:19-20) Oleh karena itu setiap kali merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke surga, kita diingatkan kembali akan tugas kita yaitu menjadikan semua suku bangsa murid-murid Kristus. Dan ingat bahwa Yesus akan tetap menyertai kita. Bahkan Ia yang telah naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa menjadi Pembela kita (Roma 8:34) Pembela berarti sebagai pengantara ataupun pensyafaat yang mendoakan kita terus menerus.

 

Jika kita merenung semua hal ini, maka kita bersukacita.

 

“Teruslah bersekutu dan memberitakan Injil !”

Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th. - Ketua Umum PP PGLII


ID EN