Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Roma 2:15 (TB2) Dengan itu mereka menunjukkan bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan hati nurani mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
Pengaruh Kekristenan terhadap lanskap keagamaan global terus bergerak dinamis. Hal itu terjadi bukan semata akibat dari adanya praktek penginjilan, tetapi juga karena Roh Kudus yang mengobarkan api Injil terus berkarya di setiap hati nurani bangsa-bangsa dengan cara-cara yang tak pernah dipahami.
Beberapa tahun ini, berita tentang Revolusi Yesus terus terjadi di Iran suatu bangsa yang mayoritas beragama Islam (Syiah). Pertumbuhan jumlah orang Kristen baru, terutama di gereja rumah melonjak hingga mencapai angka 1 juta orang Kristen baru.
Beberapa alasan yang diberitakan melalui kesaksian orang-orang Iran Kristen baru atau berbagai badan misi yang mulai terjun menyusup di Iran, suatu negeri yang tercatat di dalam Alkitab, termasuk kisah tentang para Majus yang menyembah Yesus.
Alasan-alasan umum yang dikemukakan oleh orang Kristen baru di Iran, dapat disimpulkan sebagai berikut;
a) Rakyat Iran yang sangat tertekan dan menderita akibat sistem pemerintahan teokrasi yang penuh latangan dan hukuman, bahkan meski hanya soal tidak gunakan hijab, hukuman mati menanti;
b) Rakyat Iran merasakan pengekangan perilaku keagamaan telah membuat bukan saja penderitaan badani terus meningkat, tetapi yang utama adalah hilangnya kedamaian dan pengharapan atas masa depan lenyapa selamanya;
c) Karena mengetahui kehidupan umat Kristen jauh dari keadaan yang kebanyakan rakyat Iran alami. Kehidupan umat Kristen disebutkan memiliki damai, pengharapan, kepastian dan yang terutama adalah kasih.
Seperti itulah sedikit gambaran tentang alasan mengapa 1 juta orang Kristen baru terjadi di Iran, yang sekaligus mengubah catatan pertumbuhan gereja di Iran yang telah sekian lama tak bergerak.
Benar, penginjilan belum selesai. Ia begerak dengan cara-cara yang tak terduga, membuka tembok-tembok fanatisme keagaamaan yang berorientasi pada kekuasaan manusia, atau berbagai sikap yang terus membatasi Injil diterima bangsa-bangsa. Mari ingat, Injil juga bekerja dihati nurani bangsa-bangsa yang tak mengenal Kristus.
Salam Injili
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII