• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.

MURID TIDAK BOLEH BERHARAP DUNIA MENCINTAINYA, KETIKA DUNIA TELAH MENYALIBKAN GURUNYA

 

Yohanes 15:19 (TB2)  Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi, karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.

 

Apakah ada perbedaan yang signifikan antara murid-murid Yesus pada masa Yesus melayani dengan murid-murid Yesus di era yang cepat berubah abad ke-21? Jawabnya, karena Yesus tidak pernah berubah, maka posisi para murid di sepanjang zaman dan abad masih tetap sama.

 

Globalisasi telah menciptakan masyarakat dunia menjadi masyarakat yang hedonisme, pragmatisme, materialisme, konsumerisme, yang kini telah merambah seperti terjangan tsunami ke dalam gereja dan kehidupan umat Kristus.

 

Kekuatan pengaruh globalisasi dan teknologi AI masa kini telah berhasil meminggirkan prinsip-prinsip iman Kristen dari pandangan dunia, dan akibatnya nilai-nilai dan moralitas Kristen telah diturunkan, dan maaf tidak diterima di ruang publik.

 

Sangat berbahaya, ketika gereja malah mengadopsi pola pikir dan perilaku sekuler, dan iman Kristen hanya menarik dalam lingkungan internal gereja, gereja kehilangan integritasnya.

 

Lalu muncul pertanyaan, mengapa banyak murid Kristus di masa kini yang nampak-nampaknya berharap dunia mencintainya, padahal gurunya sendiri, Yesus Kristus, telah disalibkan dunia?. Hal ini dapat diukur dari mengapa murid-murid Kristus di masa kini hidup seperti orang-orang "merasa bangga karena dicintai dunia" dan kehidupannya tidak nampak ia sebagai orang Ktisten, apalagi murid Kristus.

 

Betapa pun para murid Kristus dituntut untuk tetap hidup dengan mengimplentasikan karakter Kristus yaitu, hidup sehari-hari yang berpadanan dengan Injil sambil mengingat bahwa karena Kristus dunia akan selalu tetap membenci setiap murid Kristus. Lalu, masakan para murid malah ingin dunia mencintainya? Ini adalah ucapan John Calvin,

 

"Seorang murid tidak boleh mengharapkan dunia mencintainya ketika dunia telah menyalibkan Gurunya"

 

Salam Injili

Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII


ID EN