Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
2 Korintus 11:23-27 (TB2) Apakah mereka pelayan Kristus? — aku berkata seperti orang gila — aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah;
"Penginjil sudahkah Anda sering menderita?"
Rasul Paulus menulis, ia "dikhususkan untuk memberitakan Injil Allah", dan dari seorang yang sebelumnya menganggap diri saleh dan pembela agama, kemudian secara militan ia gigih beritakan Injil Allah dan dengarkanlah sedikit riwayat penderitaannya:
"Lebih sering di dalam penjara; menanggung pukulan di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. Lima kali aku menerima cambukan dari orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,.."
Masa kini, hampir bisa dikatakan begitu sulit mencari orang Kristen yang rela melayani tanpa meminta atau menerima imbalan, begitu sulit mencari orang Kristen yang berkorban dan bayar harga meski pun diri sendiri tidak berpunya. Apakah memberitakan Injil harus selalu dimulai dengan "berapa yang saya terima?" Karena "Penginjilan ke suatu tempat butuh biaya?". Tentu saja tidak terlalu salah jika hal itu dipikirkan, tetapi sesuai perintah Amanat Agung Kristus, tidak satu pun dari para murid yang diam di tempat dengan tidak ada ini dan itu.
Dan mari silahkan diuji, jika seorang penginjil yang militan dan sudah sering menderita aniaya, bahaya, serangan orang jahat dan alami berbagai pukulan, medan berat yang dijalani, lapar, haus, kedinginan, berjalan jauh dan mungkin saja puluhan hingga ratusan kilometer, tak punya pakaian yang layak, tidur pun berkurang namun tidak mundur atau menyangkal imannya, maka inilah penginjil yang dipenuhi Roh Kudus yang selalu dibicarakan di firman Tuhan, dan yang juga Paulus saksikan. Kekristenan butuh penginjil seperti ini.
Tetapi, jika penginjil tidak pernah digembleng, tidak militan dan tidak pernah menderita, alias kehidupan sangat dimanjakan dengan kebutuhan yang tercukupi, yakinlah.. bahwa penginjil seperti ini tidak akan pergi, atau kalau pergi hanya singkat saja.
Salam Injili
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Ketua Majelis Pertimbangan