• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510

Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.

MEMBERITAKAN INJIL HARUS BERDASARKAN PENGENALAN YANG BENAR KEPADA TUHAN YESUS

 

Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. (Lukas 24:44-48)

 

Sesudah kebangkitan-Nya, Yesus menemui murid-murid-Nya yang masih bingung dan takut. Di tengah kebingungan mereka, Yesus melakukan sesuatu yang indah, yaitu Ia membuka pikiran mereka. Pengertiannya di sini bukan sekadar menjelaskan, melainkan memberikan sesuatu yang terang (bersifat ilahi) sehingga mereka sungguh-sungguh mengerti Kitab Suci. Karena, istilah membuka (Yun: dianoigo) secara harfiah dapat berarti membuka wawasan seseorang agar ia memahami suatu hal. Kata-kata yang sebelumnya sulit dimengerti dan nubuat-nubuat yang tampak samar, bahkan tersembunyi bagi mereka, kini menjadi terang dan jelas. Pada waktu itu, Tuhan Yesus membuka seluruh rahasia dan makna nubuat-nubuat Kitab Suci tentang diriNya sehingga mereka mengerti.

Setelah kedua murid ini terbuka pikiran mereka, Tuhan Yesus menegaskan bahwa berita pertobatan dan pengampunan dosa melalui kematian dan kebangkitanNya harus diberitakan kepada segala bangsa. Yang memberitakannya adalah mereka, karena mereka adalah saksi. Dan ketika hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan atas murid-murid itu, pada waktu itu Roh Kudus meneguhkan mereka sebagai saksi Kristus.

Di satu sisi, orang yang memberitakan Tuhan Yesus adalah orang-orang yang mengenal dan mengerti dengan terang siapa Tuhan Yesus itu. Di sisi lain, ia adalah orang yang terus-menerus bertekun dalam mendalami Firman Tuhan untuk semakin dalam mengenal siapa Tuhan Yesus. Roh Kudus menolongnya untuk mengerti Firman Tuhan secara benar.

Sebagai saksi Kristus, marilah kita benar-benar bertekun dalam Firman Tuhan. Pemberitaan kita harus berdasarkan pengenalan kita kepada Tuhan Yesus yang benar. Dan kita harus terus bertumbuh dari hari ke hari, semakin mengenal Tuhan Yesus melalui FirmanNya.

 

“Teruslah bersekutu dan memberitakan Injil !”

Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th. - Ketua Umum PP PGLII


ID EN