Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Matius 28:19 (TB2) "Karena itu, pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus"
"Kate Bang Yesus sambil ngebentak bang Petrus: "Busyet dah elu Petrus, kagak ngarti juga lu, minggir lu..Gue kepret lu..!" (Versi Betawi dari,... Ketika Yesus berkata pada Petrus, "Enyahlah Iblis. Engkau menjadi batu sandungan bagi-Ku..!" (bdk. Mat 16:23)
Jika Anda adalah pendatang yang telah lama menetap di Kota Jakarta (dulu Batavia), saya pastikan Anda berteman dengan orang-orang Betawi, atau setidaknya pernah berbicara dengan mereka, dan tahu mereka orang Betawi.
Yang perlu diketahui, di Jakarta tidak ada "Suku Betawi" tetapi "Masyarakat Betawi", karena asal usulnya penduduk Betawi datang dari berbagai suku dan bangsa di Indonesia, seperti Jawa, Bugis, Ambon, Bali, NTT, Jawa, Sunda, India, Belanda, Portugis, Arab, Tionghoa, Eropa yang sengaja dibawa VOC ke Batavia. Karena itu tidak heran, di Jakarta dikenal beberapa nama kampung yang sesuai sukunya; Kampung Bali, Kampung Arab, Kampung Manggarai, Kampung Melayu, Kampung Bugis, Kampung Ambon dan lain-lain, namun kini banyak penduduk Jakarta yang tidak pernah tahu di mana letak kampung-kampung bersejarah tersebut.
Jika Anda mendengar orang Betawi berkata, "Elu atau Gue" itu berasal dari pendatang China. Jika "Aye atau Ente" itu dari Arab (kelak akan saya jelaskan Betawi seperti apa yang menetap di wilayah Jakarta)
Menurut Senibudayabetawi.com, " Penyebaran agama Kristen di Tanah Betawi tak luput dari pendirian Lembaga Pekabaran Injil Genootschap voor Inen wendige Zending te Batavia (GIUZ) pada tahun 1851 di Jakarta oleh beberapa orang Eropa. Lembaga ini bekerja sama antara lain dengan Lembaga Pekabaran Injil Zendeling Werkman di Belanda. Beberapa tokoh pendiri GIUZ adalah Mr. FL Anthing dan Pdt. Raja EW. Melalui prinsip kerja “ Mengabarkan Injil oleh Penginjil Pribumi”, Mr. FL Anthing yang awalnya mendirikan Pekabaran Injil di Jawa Barat lalu meluasnya pendirian pos-pos Pekabaran Injil di Jakarta. Mereka sering disebut sebagai “Jemaat-jemaat Anthing”. Beberapa diantanya ada di wilayah Kampung Sawah, Pondok Melati, Tanah Tinggi, Cakung, Ciater, Cigelam, dan Gunung Putri."
Silahkan kunjungi Gereja Betawi Katolik yang berada di Kampung Sawah, Bekasi, yang beribadah di gereja Katolik. Masyarakat Kristen Betawi di Kampung Sawah tidak meninggalkan musik, budaya dan bahasa Betawi dalam ibadah khas Betawi.
Cukup banyak orang Betawi yang kemudian menjadi pengikut Kristus. Pdt. Junaidi Salat dan Betawi Bermazmur, kawan saya Pdt. Dr. Juanda dan Mpok Ning (lulusan Fakultas Sastra Betawi UI. Fakultas ini kemudian ditutup) yang berupaya untuk memberitakan Injil ke orang-orang Betawi. Dan kawan saya, Sdr. Wilham Leuhanapessy, putera Ambon yang hatinya hanya untuk masyarakat Betawi, yang membuat traktat penginjilan dalam versi Betawi. Sosok Wilham inilah yang mendisain monorel kota Jakarta, yang rencananya dibangun dari Jl. Rasuna Said, Kuningan hingga Tanah Abang, Jakarta. Proyek ini akhirnya gagal dan tiang-tiangnya pada tahun 2026 ini dibongkar oleh Pemprov. DKI Jakarta.
Salam Injili
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII