Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.
“Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.” (Mazmur 100:4-5)
Kebaikan Allah adalah salah satu tema utama yang berulang di sepanjang Alkitab. Kebaikan-Nya tidak berubah dan dinyatakan melalui pemeliharaan, perlindungan, pengampunan, penyelamatanNya.
Dua ayat terakhir Mazmur 100 ini mengajak kita untuk bersyukur kepada Tuhan karena kebaikanNya. Kebaikan Allah itu disertai dengan kasihNya yang abadi selamanya, dan kesetiaanNya yang tak pernah putus dari generasi ke generasi.
Allah dalam Alkitab adalah dan selalu baik. Secara umum kebaikan-kebaikan Allah dapat dilihat berikut ini. Ketika Ia menciptakan langit dan bumi serta segala sesuatu di dalamnya, Ia melihat segala sesuatu yang diciptakanNya "sungguh amat baik" (Kej. 1:31). Ketika Ia memberikan hukum-Nya, hukum itu adalah "baik" (Rom 7:12). Tuhan itu baik kepada semua orang dan nyata ketika Ia memelihara ciptaanNya (Maz. 145:9)
Secara khusus kebaikan-kebaikan Allah dialami oleh orang-orang percaya. Ketika Ia menyatakan kehendak-Nya kepada kita, kehendak-Nya adalah "baik, menyenangkan, dan sempurna" (Rom. 12:2). Kebaikan Tuhan nyata melalui pengampunan dosa. (Maz. 86:5) Ia baik, karena Ia mau mengajarkan ketetapan-ketetapanNya. (Maz. 119:68) Kebaikan Tuhan dapat dialami secara nyata, personal dan langsung melalui rasa dan penglihatan. (Maz. 34:9) Kebaikan Tuhan mengikuti pribadi orang percaya seumur hidupnya. (Maz. 23:6) Orang-orang yang berharap dan mencari Tuhan akan mengalami kebaikan-kebaikan Tuhan. (Rat. 3:25) Tuhan yang baik memberi perlindungan kepada orang yang mau berlindung kepadaNya. (Nah. 1:7) Orang percaya mengenal Allah sebagai Bapa yang baik yang memberikan pemberian yang baik. (Mat. 7:11) Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna berasal dari Allah. (Yak. 1:17) Kebaikan Allah nyata dalam seluruh perjalanan hidup setiap orang yang mengasihi Allah, karena Ia senantiasa bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. (Roma 8:28) Dan hal yang paling istimewa bagi kita yang percaya, Ia memberikan kepada kita Injil, yang adalah “Kabar Baik.” Kabar baik tentang Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat manusia yang memberikan kepastian keselamatan, sebagaimana diberitakan malaikat: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. (Luk. 2:10-11)
Firman Tuhan memerintahkan kita: “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! (Maz. 34:9a) Jika kita telah mengalami kebaikan-kebaikanNya, marilah kita bersyukur kepada Tuhan.
“Teruslah bersekutu dan memberitakan Injil!”
Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th. - Ketua Umum PP PGLII