Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Pdt. DR Ronny Mandang, M.Th.
Ayub 2:6 (TB2) Firman TUHAN kepada Iblis: "Baiklah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya." (FAYH, tetapi janganlah engkau mengambil nyawanya)
Di setiap suku di Indonesia, umumnya memiliki kepercayaan akan adanya "kekuatan gaib" (alam roh) yang tidak dapat direndahkan, masing-masing memiliki sebutannya. Hal tersebut berasal dari adat istiadat, tradisi para leluhur, roh orang yang sudah mati, kekuatan gunung, pohon besar, jimat, batu besar yang karenanya harus dihormati bahkan diberi "sesajen" atau saji-sajian khusus agar "tidak terjadi kemarahan atau wabah"
Kepercayaan akan kuasa gaib ini terbagi menjadi dua bagian: "untuk kebaikan" (ilmu putih / white magic) dan "untuk kejahatan" (ilmu hitam / black magic), yang sebenarnya dibalik pekerjaan ini roh-roh jahat lah yang melakukannya. Iblis adalah bapa pendusta!
Beberapa istilah yang dikenal sebagai praktik ilmu hitam adalah: teluh, tenung, guna-guna atau santet, yang dipahami sebagai berikut: Santet adalah praktik ilmu hitam melalui perdukunan, yang mendatangkan kejahatan, kekacauan dan kekuatan kuasa gelap untuk menyerang seseorang yang menjadi tujuannya.
"Apakah seseorang yang hidup dalam Kristus dapat disantet?" Jawabnya "Dapat!" Namun, orang-orang yang hidup dalam Kristus, memiliki kuasa Allah untuk mengusir dan mengalahkannya.
Pertanyaan lain yang kerap muncul, "Apakah seseorang yang tidak di dalam Kristus, ketika disantet nyawanya dapat diambil juga, alis meninggal dunia?" Jawabnya, "Meski seseorang hidup diluar Kristus, nyawanya tidak ditentukan apalagi dapat diambil oleh Iblis".
Iblis, setan atau perdukunan tidak memiliki hak atas nyawa seseorang. Karena mati hidup ada di tangan Tuhan, bukan di tangan Iblis. Di kisah Ayub dikatakan, "Tuhan yang memberi (nyawa kehidupan) Tuhan juga yang mengambilnya, terpujilah Tuhan". Itu juga yang Tuhan katakan kepada Iblis, silahkan serang Ayub, tetapi nyawanya bukanlah hak Iblis.
Tapi, "Bagaimana dengan fakta ada orang yang sedang disantet lalu meninggal dunia?". Jawabnya, "Orang tersebut memang sudah waktunya meninggal, apakah ia sedang berzinah, memuja setan, disantet, hidup sebagai penghujat Tuhan, dan lain-lain". Maka kematian seseorang akan dilihat apakah ia sudah hidup dalam Kristus atau sedang gencar berdosa dan melawan Allah?"
Bagi banyak orang Kristen modern, masih sering percaya akan kisah-kisah gaib yang dialami, apakah yang dilihat mata kepala sendiri atau melihat dari film-film horor yang dipercaya kebenarannya, tapi itu tidak tertulis di Alkitab. Jadi jangan terlalu mempercayai mitos, tahayul, mistik, exorcisme, yang berupaya memperdaya!
Salam Injili
Pdt. DR Ronny R. Mandang, M.Th. - Ketua Majelis Pertimbangan PGLII