Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Jakarta, 2 Mei 2026 — Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) menggelar ibadah penghiburan atas berpulangnya Pdt. Dr. Nus Reimas pada Sabtu (2/5/2026). Almarhum merupakan tokoh penting dalam pelayanan Injili di Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PGLII periode 2006–2015 serta Ketua Majelis Pertimbangan PGLII periode 2015–2020.
Pdt. Dr. Nus Reimas lahir pada 28 November 1951 dan wafat pada 2 Mei 2026. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka St. Carolus, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
Ibadah penghiburan dipimpin oleh Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PGLII. Dalam renungannya, ia menekankan pentingnya peran seorang “bapa rohani” dalam pelayanan, dengan mengutip 1 Korintus 4:15: “Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa…” Ayat ini, menurutnya, mencerminkan sosok almarhum sebagai peletak dasar yang telah menanam banyak benih pelayanan dalam tubuh PGLII.
“Ia bukan sekadar pemimpin, tetapi seorang yang memulai dasar dan meletakkan fondasi bagi banyak orang dalam pelayanan,” ujar Pdt. Tommy.
Ibadah diawali oleh Ketua Majelis Pertimbangan PGLII, Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th., sementara rangkaian acara dipandu oleh Pdt. Carlos Tobing, M.Th., CFP.
Sejumlah tokoh lintas gereja turut hadir dalam ibadah tersebut. Di antaranya, Pdt. Gomar Gultom, M.Th., yang saat ini melayani di Majelis Pertimbangan PGI. Dalam kesaksiannya, ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang mampu melintasi batas-batas organisasi dalam melayani.
“Pdt. Nus Reimas adalah sosok yang tidak terikat sekat. Ia melayani melampaui batas-batas institusi,” ungkap Gomar.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh perwakilan Gereja Ortodoks Indonesia (GOI), Presbiter Yakobus Jimmy S. Mboe, serta dari Gereja Bala Keselamatan Indonesia, yang menyatakan duka cita mendalam atas kepergian almarhum.
Dalam sambutan mewakili Majelis Pertimbangan PGLII, Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th., yang disampaikan oleh Dr. Arnold Tindas, mengenang kebersamaan dan dedikasi almarhum dalam pelayanan gerejawi. Ia menilai Pdt. Nus Reimas sebagai pribadi yang rendah hati, visioner, dan telah menanam banyak benih pelayanan selama kiprahnya di PGLII.
Selama hidupnya, Pdt. Dr. Nus Reimas dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, rendah hati, dan memiliki pandangan strategis dalam membangun pelayanan gerejawi. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PGLII selama dua periode sebelum kemudian dipercaya menjadi Ketua Umum.
Kepergian Pdt. Dr. Nus Reimas meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, gereja, dan komunitas Injili di Indonesia. Namun, warisan iman, keteladanan, dan benih pelayanan yang telah ia tanam diyakini akan terus bertumbuh dan memberi dampak bagi generasi berikutnya.
AP - Komisi Infokom PP PGLII