Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510
“Penguatan Keluarga Kristen di Tengah Tekanan Hidup Modern”
Webinar Penguatan Keluarga bertema “Penguatan Keluarga Kristen di Tengah Tekanan Hidup Modern” telah terlaksana pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Perempuan PP PGLII ini menjadi ruang refleksi dan pembekalan bagi keluarga Kristen, khususnya perempuan, dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Dalam keterangannya, Ketua Komisi Perempuan PP PGLII - Ibu Ria Madong menyampaikan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam pembentukan iman, karakter, dan nilai-nilai Kekristenan. Di dalam keluargalah fondasi rohani ditanamkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, kondisi keluarga—terutama peran perempuan di dalamnya—perlu mendapat perhatian serius.
Berdasarkan berbagai temuan dan survei terkait isu perempuan dalam keluarga Kristen, masih banyak perempuan menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kelelahan emosional, tekanan peran yang berlapis, lemahnya komunikasi dalam rumah tangga, hingga minimnya penguatan rohani menjadi realitas yang tidak bisa diabaikan.
Melihat situasi tersebut, Komisi Perempuan PP PGLII memandang perlu diselenggarakannya Webinar Penguatan Keluarga sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan ini. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembekalan yang menghadirkan pemahaman Firman Tuhan, wawasan praktis, serta penguatan iman bagi keluarga Kristen.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PP PGLII - Bapak Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th. menyampaikan apresiasi kepada para narasumber serta menegaskan pentingnya keluarga diperlengkapi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan peradaban. Ia berharap peserta memperoleh wawasan baru untuk membangun keluarga yang tetap teguh dalam iman kepada Yesus Kristus.
Sesi pertama, “Kok Kita Makin Jarang Ngobrol?” oleh Bapak Dr. Julianto Simanjuntak (14.00–15.00 WIB), membahas hambatan komunikasi dalam keluarga, khususnya perbedaan kepribadian yang sering memicu konflik. Ia menekankan pentingnya kedewasaan emosi, pertobatan iman, serta perubahan diri sebagai langkah awal membangun komunikasi yang sehat dan menyenangkan di rumah.
Sesi kedua, “Iman di Rumah, Masihkah Penting?” oleh Ibu Charlotte Priatna, M.Pd (15.30–16.30 WIB), mengingatkan bahwa iman harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan keluarga. Orang tua dipanggil untuk memelihara, memuridkan, dan menjadi teladan iman bagi anak-anak, agar mereka mampu menghadapi kehidupan yang semakin sulit tanpa kehilangan arah rohani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan Kristen semakin diteguhkan dalam iman dan perannya, sehingga keluarga-keluarga Kristen dapat berdiri kokoh sebagai saksi kasih dan kebenaran Tuhan Yesus Kristus di tengah dunia.
Komisi Perempuan PP PGLII, 2026